Cerita Kami
Diwariskan dari dapur Eyang, dijaga sampai sekarang
Tumpeng Mas dimulai dari dapur Eyang Salimah pada 1987 — masakan untuk syukuran keluarga yang akhirnya jadi pesanan tetangga, lalu permintaan datang dari satu-dua kantor di Bintaro.
Tiga generasi kemudian, kami masih masak dengan resep yang sama: bumbu ditumbuk halus pagi hari, santan diperas tangan, nasi kuning ditanak dalam dandang besar dengan daun pandan segar.
Yang kami tawarkan bukan sekadar tumpeng — tapi rasa rumahan yang ditata dengan presisi catering modern. Cocok untuk wedding intimate, gathering kantor, atau syukuran yang ingin meninggalkan kesan.
“Resep yang sama, tangan yang berbeda. Tapi rasanya, masih seperti yang Eyang ajarkan.”
— Bu Sari Salimah
Pemilik & Kepala Dapur, generasi ke-3